| Festival Seni Qasidah, Marawis dan Busana Muslim |
|
|
|
|
Friday, 09 July 2010 22:49
|
|||
|
nurmahmudi.com - Seperti hari-hari Jum’at yang lalu, hari ini (9/7) H. Nur Mahmudi Isma’il juga melaksanakan Jum’at Keliling (Jumling) di Masjid Al-Itihad Kelurahan Sukamaju Kecamatan Sukamaju. Hadir dalam Jumling Kabag Bagian Sosial, Camat dan Lurah Sukamaju, dan warga sekitar Sukamaju. Dalam kesempatan itu, Walikota sempat berdialog dengan warga dan mensosialisasikan tentang PBB. “Saya berharap warga Sukmajaya yang belum membayar PBB segera membayarkannya di loket pembayaran Kecamatan Sukmajaya yang telah disediakan. Pembayaran PBB sangat bermanfaat karena akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur di Kota Depok” jelas Walikota. Walikota juga memberikan bantuan berupa dana pembangunan yang akan dimanfaatkan untuk penyempurnaan bangunan Masjid Al-Itihad. Setelah Jumling usai Walikota beranjak ke Majlis Taklim Nurul Fatah di Jl. Studio Alam Kemang Swatama Kelurahan Kalibaru Kecamatan Cilodong. Disana, Walikota meresmikan pembukaan Festival Seni Qasidah, Marawis, dan Busana Muslim se-Kota Depok. Hadir dalam festival Kabag Humas Protokol, Kabag Bagian Sosial, Camat Cilodong, dan peserta festival serta warga sekitar Cilodong. Festival akan diselenggarakan dari tanggal 9 hingga 11 Juli 2010. Ada 20 tim marawis dan 11 tim qasidah serta 30 kontestan busana muslim yang akan berlaga memperebutkan piala dan hadiah hiburan lainnya. Festival ini mengangkat tema “Kita tingkatkan iman dan takwa serta menjadikan generasi muda Depok sehat tanpa narkoba”. Pembukaan festival yang ditandai dengan pemukulan rebana oleh Walikota dimeriahkan juga dengan berbagai bazaar yang menjual makanan, minuman, dan kerajinan tangan khas Kota Depok. Selain bazaar, acara festival dirangkai dengan pelantikan DPC Lasqi Kecamatan Cilodong. Walikota sangat mendukung festival ini karena dapat melahirkan generasi baru dalam seni mawaris dan qasidah. “Kembangkan seni marawis sehingga seni marawis dan qasidah di Kota Depok agar tidak punah dan tetap dicintai oleh warga Depok. Jadikan festival ini sebagai ajang persaudaraan dan untuk memperkokoh persatuan, jangan saling membanggakan diri. Selamat berjuang semoga seni islami seperti ini bisa terus melekat di hati kita” pungkas Walikota. Sumber : Humas dan Protokoler Setda Kota Depok
|
|||
| Last Updated on Wednesday, 14 July 2010 04:39 |